Kehidupan yang biasa selalu di jalaninya dengan sangan menyenangkan dan tak pernah terpikirkan buat dirinya untuk mengeluh sedikit pun karena baginya ini yang paling menyenangkan dan tak ada yang lain. Itulah dia NESYAH,yang hidup dengan kakeknya dan seorang adiknya. NESYAH sangat menyukai lukisan dan sangat suka melukis karena mengikuti jejak sang kakek yang dulunya seorang pelukis yang sangat terkenal. NESYAH selalu berlatih melukis setiap hari dengan sang kakek,walaupun kakek sangat disiplin dan keras terhadap dirinya dia tetap sangat senang karna baginya kakek sangat berharga dalam hidupnya,sejak kedua orag tuanya telah meninggal dunia karna sebuah kecelakaan pesawat ketika pergi bekerja keluar negri.
NESYAH adalah gadis yang sangat ceriah disetiap harinya dan tak pernah ingin orang-orang disekitanya merasa sedih karenya. Dia juga memiliki mimpi yang sangat iya ingin capai seperti pesan sang ayah agar jangan menyerah untuk menjadi seorang pelukis yang handal dan dapat pergi ke Prancis (negaranya seorang seniman di seluruh dunia).Makanya setelah lulus SMA ia memutuskan untuk masuk Universitas seni di negaranaya.
NESYAH mengikuti kuliah kesenian yaitu jurusan melukis disebuah universitas yang sangat terkenal di negaranya itu.Sedangakan adiknya bersekolah di sekolah menengah pertama dan duduk di kelas 1. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhanah yang bercirikan arsitek asal negri cina.
Pagi itu NESYAH menyiapakn sarapan pagi untuk kakek dan adiknya,setelah itu dia menyiapkan diri untuk pergi kuliah. Sampai di kampus NESYAH,bergegas menuju kekelasnya yang berada di lantai dua sambil menaiki tangga.
Di tempat lain dari cerita ini ada seorang cowok yang juga seorang mahasiswa dari kampus yang sama dengan NESYAH, muncul dengan gayanya yang sangat keren,ganteng,banyak digemari oleh para wanita tapi memiliki dunianya sendiri,dia tak pernah memperdulikan orang-orang disekitarnya dan juga suka bersikap dingin terhadap siapapun kecuali keluarganya sendiri,karan dia mengangap dirinya adalah orang yang sangat populer dikampus sebagai seorang musisi terkenal dan kaya pastinya. Di kalangan cewek-cewek dia dipanggil GARA.
Pagi itu GARA juga masuk kampus,tempat yang sama dengan NESYAH. Mereka saling barpapasan ketika NESYAH naik tangga ke lantai dua dengan mengengam 2 buku di tangan kirinya sedangkan GARA turun tangga dengan menggunakan hadsed di kedua telinganya. Mereka tak saling kenal sedikit pun satu sama lain karna berbeda mata kuliah tentunya,Nesyah di jurusan seniman sedangkan GARA di jurusan Musik.
Ketika sampai di ujung tangga bagian atas NESYAH tak sengaja menjatuhkan bukunya tak seorang pun membantunya dan hanya melihatnya begitu saja sadangkan GARA berjalan menuju keluar gedung kampus. NESYAH yang sedikit malu berlari menuju kelasnya sesampai didepan kelas dosen sedang mengapsen para mahasiswa sambil menyerahkan tugas mengambar mereka,dangan pelan-pelan NESYAH masuk kelas dan duduk ditempatnya. Tiba-tiba namanya dipanggil dia terkejut dan langsung maju dan menyerahkan tugasnya itu.Sebelum kelas berakhir dosen menyampaikan bahwa akan ada pertunjuka serta pameran untuk menyambut ulang tahun kampus yang ke-107,semua mahasiswa sangat senang dan sangat berantusias.
Jam kuliah hari itu pun selesai,NESYAH dan 2 orang temannya ARNA dan NISA bergegas menuju kekantin untuk makan bersama sambil menyambut hari ulang tahun ARNA yang ke 19 tahun. Hari itu NESYAH dan NISA ditraktis sama ARNA. Saat sedang makan sambil bercanda tiba-tiba suasan kantin berubah menjadi sangat ribut dengan suara para cewek-cewek yang berteriak memangil-mangil nama GARA….GARA…GARA.... Ternyata muncul sesosok cowok yang populer dangan 2 orang temannya ARWAN dan IWAN. Siapa lagi kalu bukan GARA sang cowok yang super dingin diseluruh kampus tapi sangat digemari para cewek. Mereka datang untuk makan,dan duduk disisi sebelah kanan pojok disebelah kiri NESYAH dan temannya. NESYAH hanya merasa aneh dengan para cewek-cewek itu yang sangat gila menurutnya ,”Siapa sih aneh banget hanya orang mau makan aja sampai-sampai bikin ribut kantin. Apa sih yang bagus dari orang itu sama sekali tak ada!”gumam NESYAH sambil menghabiskan makananya,mendengar kata-kata itu NISA dan ARNA terkejut karna mereka berdua juga mengagumi sosok GARA. NISA dan ARNA sedikit tersinggung dengan kata-kata sahabatnya itu dan bilang “Kamu SYA yang aneh tau,masa kamu tak tau sama GARA? Padahal hampir seluruh kampus tau siapa GARA itu!” NESYAH langsung kaget ketika teman-temannya berkata seperti itu kepada dia dan NESYAH langsung meminta maaf ke pada kedua temanya itu “MAAF deh….,aku kan tak ada waktu buat tau masalah gitu-gituan” Selesai makan NESYAH langsung pamit pada teman-temanya dan bergegas pergi karena sang kakek menunggunya untuk berlatih melukis lagi.
Di sisi lain GARA dari tempat duduknya bersama teman-temanya,memperhatikan NESYAH yang pergi begitu saja tak memperdulikan dirinya yang terkenal padahal seluruh cewek dikampus tergila-gila padanya. GARA hanya tersenyum kecil dibibirnya yang tak pernah senyum itu. Selesai makan,GARA dan temannya itu langsung pergi dan meninggalkan semua orang yang bersorak padanya itu.
GARA dan teman-temanya akan mengadakan pertunjukan malam itu di sebuah kafe,kabar itu pun langsung tersebar keseluruh telinga para penggemarnya dan bergegas membeli tiket pertunjukannya. GARA tampil dengan kerenya di atas panggung dan menghipnotis seluruh para penonton dengan pertunjukanya itu. Selesai manggung GARA pulang dengan menggunakan motor besar putih kesayangannya itu dan menjemput adik laki-lakinya di tempat lesnya dan pulang bersama.
Disisi lain di rumah NESYAH berlatih melukis dengan kanpas besar dan diawasi oleh kakeknya. Mungkin menurut orang lain yang melihat lukisan NESYAH pasti langsung bilang sangat bagus tapi tidak denga sang kakek yang sudah sangat ahli,sangat tak menyukai lukisan NESYAH karna menurutnya karya itu sama sekali tak bisa menunjukan makna apa-apa yang sangat penting untuk sebuah lukisan. NESYAH baru menyelesaikan lukisannya hingga larut malam dan baru dapat beristirahat dikamarnya setelah itu.
Ketika pagi NESYAH masih tidur hingga alaramnya berbunyi,dia tersadar bahwa iya lambat bangun,untungnya sang adik yang mengerti bahwa sang kakak kelelahan berlatih,mau menyiapkan sarapan pagi untuk kakek dan kakanya itu. NESYAH merasa sangat berterima kasih kepada sang adik dan memberikanya uang jajan sebelum iya pergi ke sekolah. NESYAH dan sang kakek makan bersama setelah selesai NESYAH langsung membersihkan piring bekas makan mereka dan bersiap pergi ke kampus,kali ini NESYAH meminta izin pada sang kakek untuk tidak latihan beberapa hari ini karena akan ada persiapan pertunjukan di kampus dalam rangka menyambut hari ulang tahun kampus yang ke-107 th. Sang kakek pun setuju dengan hal itu,NESYAH pun sangat senag dan memeluk sang kakek lalu pergi ke kampusnya dengan perasaan bahagia.
Dirumah GARA sedang menyiapakan sarapan pagi untuk sang adik dan ibunya. “GARA ibu sangat senang memiliki dirimu walau pun ayahmu sudah tidak bersama kita lagi,kamu bisa membantu ibu….>_<,tapi ibu sangat aneh melihat sifat kamu yang dingin dengan orang lain tak terkecuali dengan keluargamu sendiri” GARA hanya tersenyum dan memeluk ibunya dengan manja,dan berkata “Aku hanya butuh ibu dan adik saja tak ada yang lebih penting dari itu” Sang ibu sangat senang dengan kata-kata GARA tapi sang ibu langsung menasehatinya”GARA suatu saat kata-kata kamu akan berubah karna akan ada orang lain yang akan lebih menyayangi kamu dibanding ibu nanti dan itu akan membuat dunia kita akan lebih bahagia lagi dari sekarang”
GARA pun tersenyum dan duduk makan bersama sang ibu dan adiknya itu,setelah selesai makan GARA pamit dengan sang ibu dan pergi ke kampusnya dengan menggunakan motor kesayanganya itu.Sesampai di kampus sambil memarkirkan motornya GARA tersenyum kecil di ujung bibirnya melihat seorang cewek yang berlari tergesa-gesa sambil membawa tabung gambar di bahunya dan menuju ke dalam gedung kampus,GARA terus memperhatikannya sampai ke lantai dua gedung dan menghilang dari pandangannya.
Sampai-sampai di tak menyadari kedua temanya menghampirinya dan mengejutkannya dari belakang”woy…….GARA, melamun aja lagi liat apa sih??”Sambil terkejut di mengatakan “ah….tidak ada apa-apa,eh…tumben datang kekampus jam segini bukanya mata kuliah kalian nanti sore?”GARA mengatakan itu sambil berjalan menuju kedalam kampus.”Ah….iya emang soalnya kita di pangil dosen termasuk kamu tau,katanya meu membahas soal pertunjukan ultah kampus gitu””kalau gitu kita langsung aja ke ruang dosen senat aja”kata GARA sambil mengajak temannnn-temnya itu.
Ketika NESYAH sampai dikelasnya dosen yang masuk keruanganya itu memangilnya dan mengatakan kepadanya bahwa iya di minta untuk datang ke ruangan senat sekarang juga. NESYAH pun langsung menujun ke ruang senat,saat sampai disana NESYAH langsung mengetuk pintu ruangan senat itu ternyata di dalam sudah banyak orang dari kalangan dosen dan mahasiswa yang sedang mendiskusikan sesuatu.”NESYAH masuk saja!” salah seorang dosen wanita yang mengenalnya dan memanggilnya,NESYAH pun masuk lalu duduk disamping dosen tersebut.
Di ujung depan dari sebelah kiri NESYAH ada GARA yang memperhatikan NESYAH yang masuk. Salah seorang dosen mengatakan bahwa,”ultah kampus kali ini harus berbeda dari biasanya dan kali ini saya mengumpulkan kalian utuk mengatakan ide saya yaitu mengadakan sebuah seminar dengan didalamnya ada sebuah pameran dan panggung pertunjukan musik bagai mana menurut kalian??” Tanya dosen itu sekaligus ketua bidang senat.
Dosen yang duduk di samping NESYAH pun mengatakan setuju dan dosen lain pun mengatakan hal yang sama.Kepala bidang senat pun menujuk GARA dan teman-temanya dari jurusan musik untuk bertanggung jawab pada pertunjukan musik nanti dan NESYAH juga diminta untuk mengatasi masalah pameran nanti. Mereka berdua diminta untuk bekerja sama agar acar ulang tahun nanti menjadi menarik dibanding tahun-tahun kemarin.Mereka mengatakan bersedia tapi dalam hati NESYAH iya amat tidak menyukai hal ini karna dia tidak suka dengan sifat yang ada pada diri GARA.
Disisi lain GARA merasa senang,tapi di juga merasa aneh mengapa hatinya seakan-akan sangat bahagiah dengan hal itu. Rapat pun selesai dan semua orang keluar ruangan,tapi NESYAH masih berbicara dengan dosenya masalah persiapan pameran itu. Sedangkan GARA dan teman-temanya itu langsung keluar sambil bercanda-canda menuju keruang kuliah mereka.
Setelah NESYAH berbincang-bincang denga dosenya tersebut,iya langsung menuju ruanga kuliahnya yang berada di lantai dua. Setelah mata kuliah selesai NESYAH pergi ke perpustakaan untuk mengumpulkan bahan-bahan kuliah sekaligus mencari tau masalah pameran nanti.Tampa disangka-sangkah ketika NESYAH sedang mencari-cari buku dia melihat ada sebuah kaki yang sedang duduk di sela-sela ujung rak buku di belakang,ternyata ketika dia lihat ada seseorang yang sedang tidur sambil menutup mukanya dengan sebuah buku.
NESYAH pelan-pelan mengambil buku dari muka orang itu untuk melihat siapa yang sedang tidur itu. Ketika dia mengambilnya tiba-tiba saja orang itu terbangun,NESYAH langsung terkejut ketika melihat ternyata yang ada dibalik buku itu adalah orang yang ada diruangan senat tadi dan namanya adalah GARA orang yang sangat di idolaka para cewek.
GARA yang melihat ada orang yang melihat dan menggangu tidurnya itu langsung memberikan mata dinginnya itu ke mata NESYAH dan pergi begitu saja,seperti tidak terjadi apa-apa. NESYAH yang kesal dengan sikap GARA itu hanya bisa kesal dalam hati”hu….orang itu membuat aku ingin melemper buku-buku ini kekepalanya yang keras seperti batu es di kutup utara aja hu…..hu….hu…hu…..hu….u…..u…u…u..u…. M…E…N…Y…E….B…A…L…K…A….!!!!”sambil berjalan menuju tempat duduknya,iya pun membaca buku-buku yang iya kumpulkan itu satu persatu sampai selesai.
GARA yang cukup kesal dengan kejadian tadi langsung pergi menenangkan dirinya di tingkat teratas kampus yang penuh dengan pepohonan dan semak-semak serta dapat melihat semua orang yang berjalan keluar masuk kampus. Tampa sengaja GARA melihat cewek yang menganggunya itu keluar perpustakaan dengan buku ditangannya,GARA terus melihatnya dan mengigat kejadiaan itu dan iya sadar ternyata cewek itu adalah cewek yang di lihatnya lalu di kantin,depan kampus dan di dalam ruang senat.
GARA pun langsung ingat bahwa iya diminta untuk bekerja sama dengan gadis itu dalam mengurusi acara ulang tahun kampus mereka. Kemudian GARA bergegas menuju ke tempat parkir untuk mengambil motornya dan mengejar wanita itu. NESYAH yang sedang asik mendengarkan hedsednya dan menunggu bis datang,terkejud dengan kedatangan GARA dengan motornya itu.
“woy……cewek aneh! Begitulah GARA memanggil NESYAH. NESYAH pun tak ingin menoleh ke arah GARA berdiri,karna dia merasa bukan gadis aneh,sambil cuek NESYAH hanya memperhatikan sebelah kanannya melihat apakah ada bis yang datang. GARA yang kesal turun dari motornya dan menghampiri NESYAH,sambil menarik tangan NESYAH”He…..cewek aneh,kamu tidak dengar aku memanggil kamu!” GARA berkata dengan wajah dingin kepada NESYAH. Dengan kesal NESYAH menatap GARA sambil menarik tangannya yang ditari GARA “kamu pikir kamu siapa!!ha….dengar ya,aku punya nama yang sangat cantik NESYAH, jadi wajar kalau aku tak akan menoleh dengan panggilan kamu….dasar alien stres!!!!!(memalingkan wajahnya dan melihat bis datang)
GARA yang marah(sambil menutup mata)langsung berbicara kasar panjang lebar tampa menyadari kalau NESYAH sudah pergi,ketika iya melihat tak ada cewek itu didepannya dan melihat kearah sebuah bis yang sudah berlalu,dia melihat NESYAH menjulurkan lidahnya mengejek GARA.
NESYAH yang berada dalam bis merasa sangat senag bisa mengerjai seorang GARA yang sangat terkenal dikalangan para cewek-cewek dikampus. Disisi lain GARA yang marah tapi tetap senang itu meras sedikit aneh karena baru kali ini ada seorang cewek yang sama sekali tak tertarik dengan semuah yang ada pada dirinya(sambil tersenyum kecil di bibirnya). GARA jadi sangat ingin tau cewek seperti apa sih NESYAH ini???
Sambil merasa senang GARA pulang kerumahnya dengan menggunakan motornya itu. Ketika tiba dirumah,sang ibu yang melihat tingkah anaknya itu bertanya”GARA kelihatanya ada sesuatu yang membuat kamu sangat senang dan berbeda,tak seperti sikap kamu yang biasa apa ada sesuatu???” GARA hanya tersenyum kepada ibunya dan langsung masuk kekamarnya.
NESYAH yang tadinya tersenyum-senyum memikirkan kejadian tadi,tiba-tiba terdiam ketika melihat salah seorang cowok yang memasuki bis. Cowok itu adalah teman NESYAH semasa kecil duluh,namanya adalah ERLANGGA. Ternyata ERLANGGA juga melihat NESYAH “hai….SYAH apa kabar udah hampir 10 tahun kita tidak bertemu ya?” Tanya ERLANGGA kepada NESYAH.
NESYAH hanya terdiam melihat ERLANGGA,dan menjawab pertanyaan ERLANGGA dengan suara yang pelan dan sedikit malu”OH….iya sudah lama juga ya! Kamu di sini ada apa?bukanya kamu seharusnya di Jerman dengan orang tua kamu???””oh….iya emang tapi kedua orang tua aku sudah pindah tugas lagi kesini makanya sekarang aku disini dan aku juga akan melanjutkan kuliah aku disini”jawab ERLANGGA sama NESYAH sambil mengambil sebuah bungkusan kecil “aku ada hadiah buat kamu ini” menyerahkannya kepada NESYAH.
NESYAH semakin terkejut dan mengambil hadiah itu dari tangan ERLANGGA dan bertanya kembali kepada ERLANGGA “kamu nanti kuliah dimana,terus jurusan apa yang nanti kamu ambil???”ERLANGGA langsung mengatakan kalau iya akan masuk universitas seni dan mengambil jurusan musik. NESYAH terkejut”Aku juga di universitas itu tapi aku di jurusan melukis”Begitu asyiknya berbincang-bincang bis sudah berhenti dan NESYAH harus turun. Mereka pun menyudahi pembicaraan mereka,ERLANGGA langsung mengatakan kepada NESYAH “sampai ketemu di kampus besok ya!!!” NESYAH hanya tersenyum dan turun dari bis.
Keesokan harinya,NESYAH bertemu dengan ERLANGGA lagi,ketika ERLANGGA sedang keluar dari ruangan dosen. “Hai…selamat datang ya dikampus kami! Kamu mau aku perlihatkan kampus kami? Ayo ikut aku” ERLANGGA dengan senag hati mengikuti NESYAH. Tampak dari jauh GARA yang berada di parkiran motornya memperhatikan NESYAH yang sedang bersama dengan seorang cowok. GARA bertanya-tanya siapa orang itu?,dia sedikit tak senang dengan apa yang iya lihat itu.
Tiba-tiba saja bunyi panggilan untuknya berbunyi,dia pun langsung menuju kerung senat. NESYAH pun sama mendengar panggilan untuknya iya memohon maaf kepada ERLANGGA karna haru pergi.ERLANGGAPUN mengerti dengan hal itu dan membiarkan NESYAH pergi dan bilang”kamu pergi saja,nanti aku pergi keliling sendiri,ngak apa-apa kok!”(sambil tersenyum kepada NESYAH).
NESYAH langsung bergegas lari menuju ruang senat dan iya melihat GARA sudah ada didalam ruang itu sambil membaca sebuah brosur. “siang pak” kata NESYAH dengan sopan “siang masuk NESYAH silakan duduk!” NESYAH langsung duduk di kursih sebelah GARA. “Bapak memangil kalian karna bapak ingin kalian segera membuat perincian kegiatanya dan seluruh keperluan dalam peringatan itu soalnya sekarang waktunya sudah sangat singkat dan kalian belum mempersiapkan apa-apa sedikit pun”
Setelah mendengar apa yang di katakan oleh kepala senat mereka kemudian keluar ruangan dan melakukan kesepakatan untuk mengerjakan tugas dari dosen tersebut “Pokoknya aku ingin kita sukseskan acara ulang tahun ini,karna aku tak mau membuat semua orang resah dan sedih dengan kegiatan yang begitu besar tanggung jawabnya ini” kata NESYAH kepada GARA sambil membentak GARA. “memanganya aku pembantu kamu memerintak aku seenaknya,kamu aja yang kerjakan oke anak sok pintar….!!!!”GARA mengatakan hal ini kepada NESYAH dengan nada tinggi karna GARA masih mengigat kejadian tadi ketika di parkiran.
NESYAH yang tak suka denga hal yang disamaikan oleh GARA itu langsung pergi menuju ruang kuliah anak-anak musik dan disana iya bertemu lagi dengan ERLANGGA. NESYAH langsung meminta bantuan ERLANGGA walau pun mahasiswa pindahan NESYAH percaya sama ERLANGGA dapat membantunya untuk memberi tau apa yang di samapaikan oleh kepala senat.
ERLANGGA pun langsung masuk keruanganya dan menyampaikan apa yang di katakan oleh NESYAH kepada teman-temanya itu,dan mereka pun menyetujui untuk melakukanya. Ketika selesai menyampaikan hal itu ERLANGGA langsung keluar ruangan dan NESYAH pun mengucapkan terima kasih kepada ERLANGGA,sambil tersenyum manis.
Tiba-tiba GARA datang marah-marah dan mengata-ngatai NESYAH seperti cewek yang sangat menjijikan”O…..jadi kalau sama orang lain kamu bisa senyum dan bicara baik-baik tapi kalau aku,kamu pasang muka seperti aku ini orang jahat yang harus dihindari gitu”. Mendengar kata-kata itu NESYAH sontak langsung mengeluarkan air matanya dan berlari meninggalkan ERLANGGA dan GARA.
Melihat kejadian itu ERLANGGA langsung terkejut,karna selama ini dia kenal NESYAH tak pernah mengeluakan air matanya untuk orang lain kecuali keluarganya meninggal. ERLANGGA langsung memukul wajah GARA “Kamu memang orang yang tak pantas untuk di hargai oleh NESYAH,kamu tau kenapa karena tak seorangpun yang mengenal NESYAH,pernah buat dia mengeluarkan air matanya,karna di sangat berharga dan baik dan tak pantas mengeluarkan air matanya yang berharga seperti berlian tau…..!!!!!!!!!!!! ERLANGGA kemudian pergi meninggalkan GARA yang terjatuh. Saat itu banyak yang menyaksikan hal itu termasuk seluruh penggemar GARA,mereka sangat marah dan menyalahkan NESYAH dan menyebarkan seluruh berita yang tidak benar tentang NESYA. Kabar itu terdengar diseluruh kampus dan sangat heboh oleh para cewek-cewek di kampus,tak terkecuali NESYAH yang sudah pulang kerumahnya.
GARA yang tadinya terjatuh langsung menghilang didunia dan berada di dunianya sendiri.GARA mengigat kata-kata orang itu dan sangat menyesal dengan tindaknya itu,dia berkata dalam dirinya,untuk apa aku marah sama cewek itu padahal dia tidak buat salah sama sekali sama aku,aku ini kenapa??? Sambil duduk di atas gedung kampus yang sangat tinggi,tempat biasa dia menyendiri dan tak ada yang tau. GARA terus menyendiri hingga seluruh orang tak ada lagi di kampus.
Ketika GARA menuju ke tempat parkir motornya, tak sengaja dia melihat sebuah brosur pemberitaan tentang dirinya dan NESYAH dan iya mulai menyesal dengan kejadian itu dan mulai menghawatirkan NESYAH yang tak bersalah dengan masalah ini. GARA berjanji dalam hatinya bahwa besok dia akan mengklarifikasi semua masalah ini.
Peryataan yang mengejutkan….>_<
Keesokan harinya GARA, segera pergi ke kamus pagi-pagi dengan cepat agar iya dapat bertemu dengan NESYAH secepat mungkin. Dari kejauhan iya melihat NESYAH yang sedang berjalan memasuki gerbang kampus dan GARA langsung menghampiri NESYAH dan langsung menarik tangannya pergi. NESYAH terkajut melihat GARA yang langsung didepanya dan menarik tangannya,dia langsung bertanya dengan kesal dan marah ” ada apa sih? ,kamu membuat aku terkejut terus tarik-tarik tangan orang sembarangan memengnya aku ini hewan peliharaan”NESYAH menarik tangannya yang dipegang oleh gara dengan sangat keras.Tiba-tiba GARA langsung minta maaf kepada NESYAH tapi NESYAH sama sekali tidak mengerti mengapa GARA tiba-tiba minta maaf kepadanya.”Ada apa,kok kamu minta maaf! padahal kamu tidak salah apa-apa sama aku?” GARA sontak terkejut dengan apa yang dikatakan NESYAH,” Apa kamu tidak dengar masalah kemarin sudah tersebar keseluruh kampus dan mereka sumua menyalahkan kamu atas kejadian itu,makanya aku langsung minta maaf sama kamu!” NESYAH langsung binggung” masalah kemarinkan tidak ada apa-apa jadi buat apa di besar-besarkan” sambil terus berjalan menuju di dekat kolam ikan. GARA merasa legah “jadi kamu tidak marah tentang masalah kemarin? Kalau gitu makasih deh….!” Tiba-tiba NESYAH berhenti dan menatap dingin GARA dan berkata” Tapi tunggu dulu, sebenarnya kamu kemarinitu kenapa sih? Tiba-tiba datang dan marahin aku kayak gitu memanganya aku udah buat kesalahan apa?”GARA yang ditanya sama NESYAH hal itu tiba-tiba saja merasa malu dan pura-pura balik memarai NESYAH dengan sikap dinginnya seperti semula dan langsung pergi meninggalkan NESYAH, untuk menutupi persaannya terhadap NESYAH.
Bel mata kuliah pertama akan segera di mulai,bel pun bunyi NESYAH yang tadinya terdiam dengan tatapan GARA langsung sadar dan berlari secepat mungkin untuk masuk ke gedung kampus. Dari kejauhan GARA hanya tersenyum gembira menyaksikan NESYAH yang lari dengan tergesa-gesa itu,ada perasaan yang sangat senang yang belum pernah dia rasakan sebelumnya selama ini.
Setelah seluruh perkuliahan selesai NESYAH terkejut dengan keributan yang ada di depan ruagannya,seluruh teman-temannya berteriak-teriak”GARA….GARA….GARA.A…A.” NESYAH pun keluar bersama 2 orang temanya. GARA langsung memanggil namanya dan seluruh orang heran dengan hal itu serta bertanya-tanya apa sih hubungan mereka sampai-sampai GARA tau nama gadis itu?.
GARA seperti tidak perduli dengan semua orang yang ada saat itu.Dia langsung menarik tangan NESYAH dan pergi menghilang dari kerubunan orang-orang. NESYAH hanya pasrah dengan tarikan GARA kerena gengamanya sangat kuat. GARA membawa NESYAH ketempat biasa dia menyendiri di dunianya. NESYAH merintih kesakitan dan GARA langsung melepaskan tangan NESYAH.
NESYAH terkejut dengan keadaan di sekelilingnya yang belum pernah dilihat sebelumnya ”Wa…a….sangat indah dan tentram di sini ya! Tidak disangakah ada tempat seperti ini di sini!” NESYAH kemudian berubah diam dan melihat GARA dengan rasa curiga. “Kenapa kamu menatapku seperti itu? memanganya aku penjahat apa?”GARA merasa salah tingkah dengan tatapan NESYAH. “Kamu mengapa membawa aku kesini,pasti ada sesuatu bukan dan sepertinya tidak ada yang tau tempat ini selai kamu!” tanya NESYAH sambil berwaspada. GARA langsung berubah menjadi sangat lembut dan mendekati NESYAH perlaha-lahan” Sebenarnya kamu memang benar dengan semua yang kamu katakan kalau aku ada maksud tertentu sama kamu dan tempat ini tidak ada yang tau selai aku”
NESYAH langsung terkejut dan ketakutan serta mundur perlaha-lahan dari GARA. “Aku sayang sama kamu,mungkin kamu binggung kenapa aku bisa bilang seperti ini. Itu karena aku merasa setiap melihat kamu aku merasa seperti diriku kembali lagi”.Sontak NESYAH terkejut dan terdiam” kamu bercandakan supaya aku senang ajakan soalnya itu tidak mungkin kamu banyak disukai sama banyak cewek yang cantik mana mungkin kamu suka sama aku!!! BOHONG…….!”Teriak NESYAH sambil menjauhi GARA.
“NESYAH dengarkan aku dulu” teriak GARA kepada NESYAH “Aku sayang dan suka kamu bukan orang lain dan itu tak ada hubungannya dengan semua orang diluar sana yang tertarik sama aku. Aku sayang dan suka dengan sepenuh hati aku. Aku serius NES…” kata GARA dengan serius dan menatap tajam untuk meyakinkan NESYAH. Dalam hati NESYAH sebenarnya sangat senang dengan perkataan GARA itu namun ada rasa takut dengan itu semua karena NESYAH tak ingin salah langkah lagi menyukai orang yang salah,tapi NESYAH bertanya lagi dalam hatinya apakah di benar suka sama GARA atau tidak ?. GARA langsung bertanya pada NESYAH”Kamu mau jadi pendamping aku?” NESYAH dengan terkejut dan spontan menjawab “Aku mau menjadi pendamping kamu” Sontak GARA berteriak dan melompat” yes…..s….s….s….”
Mimpi yang ingin dicapai…..>_<
Keesokan harinya GARA ingin menjemput NESYAH kerumanya tapi sayangnya GARA tidak tau dimana rumah NESYAH jadi GARA hanya menunggu NESYAH didapan kampus di dekat parkir motornya.Tidak lama kemudian NESYAH muncul GARA yang dari tadi menunggu langsung memanggilnya”NESYAH………” tampak terkejut dan mencari-cari suara yang memanggilnya NESYAH sadar ternyata GARA yang memanggilnya dari arah parkir kemudian dia langsung berlari menghampiri GARA.
“Hari ini kamu masuk mata kuliah apa? Dan jam berapa kamu keluar?”Tanya GARA kepada NESYAH. “Aku ada mata kuliah apresiasi seni aja,paling pulangnya jam 11 gitu memangnya ada apa? Tanya NESYAH sama GARA. Dengan mempermainkan NESYAH yang sedikit kekanak-kanakan GARA menakut-nakutinya dan memasang wajah pura-pura marah GARA menolak kepalah NESYAH dengan sedikit lembut dan berkata” memanganya kamu lupa dengan tugas kita untuk pertunjukan dan pameran di ulang tahun kampus! Dasar kamu bodoh banget dan pikun pula” Sambil tersenyum kecil di wajah GARA dan pergi meninggalkan NESYAH dengan cueknya.
NESYAH yang tak sadar sedang di goda oleh GARA hanya diam seperti orang bodoh dan kesal berbicara dengan diri sendiri sambil mengata-ngatain GARA “dasar sok keren,manusia berhati dingin. Aku sekarangkan sudah pacarnya kenapa dia masih saja bersikap seperti ini menyebalakan,dasar GARA b…o…d…o..h…..!!!!!!” Sambil berteriak dari parkiran dan banyak orang yang melihatnya NESYAH langsung malu sendiri dan cepat-cepat masuk ke gedung kampus.
Setelah kelas berakhir NESYAH terkejut melihat ERLANGGA yang duduk menunggunya tepat didepan pintu kelasnya. ”Hai…..NESYAH!” sapa ERLANGGA dengan tersenyum kepada NESYAH “hai juga ANGGA” balas NESYAH kepada ERLANGGA dengan wajah yang sedikit terkejut dengan kehadiran ERLANGGA. “Kamu lagi buat apa disini?” tanya NESYAH. “aku lagi menunggu kamu keluar”jawab ERLANGGA. “Oh….gitu ya! Tapi maaf nih aku lagi buru-buru soalnya aku ada janji untuk mempersiakan acar Ulang tahun kampus sama GARA,kamu tidak apa-apakan kalau aku tinggalin nanti lain kali ya kita bicara lagi oke” sambil tersenyum kecil kepada ERLANGGA berharap dia tidak merasa kecewa berat dengan penolakanya itu. Dengan sedikit kecewa ERLANGGA berusaha tersenyum kepada NESYAH agar dia tidak tau kalau dia merasa sedih “oh…iya tidak apa-apa lain kali aja kalau gitu!!! NESYAH yang melihat wajah ERLANGGA yang senyum kepadanya NESYAH langsung lega dan mengangap ERLANGGA tidak kecewa dan NESYAH tersenyum kecil kepada ERLANGGA dan pergi meninggalkanya begitu saja.
Wajah ERLANGGA yang tadinya tersenyum membalas senyum NESYAH tiba-tiba berubah menjadi murung dan sangat kecewa ketika NESYAH meninggalkanya.ERLANGGA kemudian pergi menuju keperpustakaan untuk menenangkan perasaanya yang sedih. Disisi lain NESYAH dan GARA mempersiapkan kegitan di acara ulang tahun kampus bersama teman-teman lainya dengan penuh semangat dan kegembiraan yang begitu terlihat antara NESYAH dan GARA,membuat orang-orang disekeliling mereka merasa ada sesuatu yang terjadi antara mereka.
NESYAH dan GARA yang begitu asyiknya melakukan pendekoran panggung dan pameran tak menyadari bahwa teman-temannya sedang memperhatikan mereka berdua dan ketika mereka sadar sedang di perhatikan dari tadi mereka berdua tiba-tiba saling menjauh satu sama lain dan pura-pura saling marah-marah membuat orang-orang yang tadinya melihat mereka beralih pandangan dan tak memperhatikan lagi. Sadar dengan kejadian tadi NESYAH dan GARA berkomitmen jangan sampai ada yang tau hubungan mereka saat ini dan mereka saling menyetujui satu sama lain. Setelah selesai mendekorasi semua keperluan peringatan acara ulang tahun yang dua hari lagi akan di selenggarakan NESYAH dan GARA mengucapkan terimakasih untuk semua yang membantu mendekorasi panggung dan tempat pameran itu dan kemudian semua orang pulang sedangkan GARA dan NESYAH masih tinggal ditempat itu.
Sambil duduk melihat hasil kerja keras mereka tadi,tiba-tiba GARA menanyakan sesuatu kepada NESYAH “mengapa kamu sangat antusias dengan kegiatan ini?” NESYAH terdiam sesaat “karena aku sangat memimpikan suatu saat aku bisa mengelar pameran yang besar dan semua lukisan yang ada adalah lukisan aku dan juga aku bisa menyiarkan keseluruh dunia terutama di Prancis!” jawab NESYAH dengan penuh semangat kepada GARA. Mendengar hal itu GARA tersenyum dan sangat senang sambil memeganga kepala NESYAH dan menghambur-hamburkan rambut NESYAH. “kamu sendiri punya impian apa?” tanya NESYAH sambil menarik tangan GARA dari kepalanya dan memperbaiki rambutnya. “Aku ingin menjadi seorang gitaris yang handal dan terkenal didunia ”kata GARA kepada NESYAH. “kalau gitu kita berdua harus bisa meraih impian kita.oke!”dengan penuh semangat sambil bediri dan melompat NEYAH berkata seperti itu. GARA tertawa sambil tersenyum melihat tingkah NESYAH yang sangat lucu dan mengemaskan menurutnya,GARA langsung berdiri dan memegang pergelangan tangan NESYAH “Aku sangat mencintai kamu dengan sifat ceria kamu itu”kata GARA kepada NESYAH dengan penuh kelembutan. Jantung NESYAH bergetar begitu kencang dan NESYAH hanya terdiam mendengar hal itu.”Ayo sekarang kita pulang….!!!!” Kata GARA dan memecahkan lamunan NESYAH. Sambil mengangguk NESYAH pulang bersama GARA menggunakan motor GARA. Ketika sampai didepan Rumah NESYAH,GARA meminta nomor Hp NESYAH” Besok aku jemput oke…!” kata GARA sama NESYAH kemudian pergi.
NESYAH kemudian masuk ke rumahnya setelah GARA pergi,dia langsung masuk kekamarnya dan menganti pakaianya. Tak lama dari dalam kamar kakek memangilnya ”NESYAH….NESYAH…!!!” seru kakek “Iya kekek,ada apa?” tanya NESYAH sambil keluar dari kamarnya.” Besok kamu kalu bisa setelah pulang dari kampus tolong mampir ditoko Seni untuk membeli peralatan melukis terutama catnya soalnya sudah habis” kata kakek kepada NESYAH. “baik kek!” balas NESYAH menjawab perintah kakek.”oh….iya kek,mana adik?” tanya NESYAH lagi kepada kakeknya “Dia sudah tidur,setelah menyelesaikan tugas rumahnya!!! Jawab kakek sambil pergi kekamarnya.NESYAH kemudian masuk kembali kekamarnya setelah mengambil air putih dan meletakkan gelas itu di atas meja belajarnya dan NESYAH tiba-tiba mengigat perkataan GARA ketika mereka berada di gedung pertunjukan dan pameran tadi di kampus,NESYAH mengigat wajah GARA yang tidak seperti biasa dingin dan hanya ada dunianya sendiri tak ada orang lain,ketika GARA tersenyum dan tertawa saat dia mengatakan mimpinya. Melihat wajah itu NESYAH seakan merasa ada sisi lain GARA yang tak ingin orang lain masuki dan iya sangat ingin tau diri GARA yang sebenarnya.
Tiba-tiba saja NESYAH terkejut dengan bunyi pesan masuk di Hpnya,ternyata pesan GARA yang masuk ”Terima kasih untuk hari ini,aku sayang kamu….>_<” melihat pesan itu NESYAH sangat senag dan membalas pesan GARA ”sama-sama dan aku juga sayang kamu sampai jumpa besok…..>_<” setelah itu NESYAH langsung pergi tudur.
{BERSAMBUNG DULU YA…..>_<}
NESYAH adalah gadis yang sangat ceriah disetiap harinya dan tak pernah ingin orang-orang disekitanya merasa sedih karenya. Dia juga memiliki mimpi yang sangat iya ingin capai seperti pesan sang ayah agar jangan menyerah untuk menjadi seorang pelukis yang handal dan dapat pergi ke Prancis (negaranya seorang seniman di seluruh dunia).Makanya setelah lulus SMA ia memutuskan untuk masuk Universitas seni di negaranaya.
NESYAH mengikuti kuliah kesenian yaitu jurusan melukis disebuah universitas yang sangat terkenal di negaranya itu.Sedangakan adiknya bersekolah di sekolah menengah pertama dan duduk di kelas 1. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhanah yang bercirikan arsitek asal negri cina.
Pagi itu NESYAH menyiapakn sarapan pagi untuk kakek dan adiknya,setelah itu dia menyiapkan diri untuk pergi kuliah. Sampai di kampus NESYAH,bergegas menuju kekelasnya yang berada di lantai dua sambil menaiki tangga.
Di tempat lain dari cerita ini ada seorang cowok yang juga seorang mahasiswa dari kampus yang sama dengan NESYAH, muncul dengan gayanya yang sangat keren,ganteng,banyak digemari oleh para wanita tapi memiliki dunianya sendiri,dia tak pernah memperdulikan orang-orang disekitarnya dan juga suka bersikap dingin terhadap siapapun kecuali keluarganya sendiri,karan dia mengangap dirinya adalah orang yang sangat populer dikampus sebagai seorang musisi terkenal dan kaya pastinya. Di kalangan cewek-cewek dia dipanggil GARA.
Pagi itu GARA juga masuk kampus,tempat yang sama dengan NESYAH. Mereka saling barpapasan ketika NESYAH naik tangga ke lantai dua dengan mengengam 2 buku di tangan kirinya sedangkan GARA turun tangga dengan menggunakan hadsed di kedua telinganya. Mereka tak saling kenal sedikit pun satu sama lain karna berbeda mata kuliah tentunya,Nesyah di jurusan seniman sedangkan GARA di jurusan Musik.
Ketika sampai di ujung tangga bagian atas NESYAH tak sengaja menjatuhkan bukunya tak seorang pun membantunya dan hanya melihatnya begitu saja sadangkan GARA berjalan menuju keluar gedung kampus. NESYAH yang sedikit malu berlari menuju kelasnya sesampai didepan kelas dosen sedang mengapsen para mahasiswa sambil menyerahkan tugas mengambar mereka,dangan pelan-pelan NESYAH masuk kelas dan duduk ditempatnya. Tiba-tiba namanya dipanggil dia terkejut dan langsung maju dan menyerahkan tugasnya itu.Sebelum kelas berakhir dosen menyampaikan bahwa akan ada pertunjuka serta pameran untuk menyambut ulang tahun kampus yang ke-107,semua mahasiswa sangat senang dan sangat berantusias.
Jam kuliah hari itu pun selesai,NESYAH dan 2 orang temannya ARNA dan NISA bergegas menuju kekantin untuk makan bersama sambil menyambut hari ulang tahun ARNA yang ke 19 tahun. Hari itu NESYAH dan NISA ditraktis sama ARNA. Saat sedang makan sambil bercanda tiba-tiba suasan kantin berubah menjadi sangat ribut dengan suara para cewek-cewek yang berteriak memangil-mangil nama GARA….GARA…GARA.... Ternyata muncul sesosok cowok yang populer dangan 2 orang temannya ARWAN dan IWAN. Siapa lagi kalu bukan GARA sang cowok yang super dingin diseluruh kampus tapi sangat digemari para cewek. Mereka datang untuk makan,dan duduk disisi sebelah kanan pojok disebelah kiri NESYAH dan temannya. NESYAH hanya merasa aneh dengan para cewek-cewek itu yang sangat gila menurutnya ,”Siapa sih aneh banget hanya orang mau makan aja sampai-sampai bikin ribut kantin. Apa sih yang bagus dari orang itu sama sekali tak ada!”gumam NESYAH sambil menghabiskan makananya,mendengar kata-kata itu NISA dan ARNA terkejut karna mereka berdua juga mengagumi sosok GARA. NISA dan ARNA sedikit tersinggung dengan kata-kata sahabatnya itu dan bilang “Kamu SYA yang aneh tau,masa kamu tak tau sama GARA? Padahal hampir seluruh kampus tau siapa GARA itu!” NESYAH langsung kaget ketika teman-temannya berkata seperti itu kepada dia dan NESYAH langsung meminta maaf ke pada kedua temanya itu “MAAF deh….,aku kan tak ada waktu buat tau masalah gitu-gituan” Selesai makan NESYAH langsung pamit pada teman-temanya dan bergegas pergi karena sang kakek menunggunya untuk berlatih melukis lagi.
Di sisi lain GARA dari tempat duduknya bersama teman-temanya,memperhatikan NESYAH yang pergi begitu saja tak memperdulikan dirinya yang terkenal padahal seluruh cewek dikampus tergila-gila padanya. GARA hanya tersenyum kecil dibibirnya yang tak pernah senyum itu. Selesai makan,GARA dan temannya itu langsung pergi dan meninggalkan semua orang yang bersorak padanya itu.
GARA dan teman-temanya akan mengadakan pertunjukan malam itu di sebuah kafe,kabar itu pun langsung tersebar keseluruh telinga para penggemarnya dan bergegas membeli tiket pertunjukannya. GARA tampil dengan kerenya di atas panggung dan menghipnotis seluruh para penonton dengan pertunjukanya itu. Selesai manggung GARA pulang dengan menggunakan motor besar putih kesayangannya itu dan menjemput adik laki-lakinya di tempat lesnya dan pulang bersama.
Disisi lain di rumah NESYAH berlatih melukis dengan kanpas besar dan diawasi oleh kakeknya. Mungkin menurut orang lain yang melihat lukisan NESYAH pasti langsung bilang sangat bagus tapi tidak denga sang kakek yang sudah sangat ahli,sangat tak menyukai lukisan NESYAH karna menurutnya karya itu sama sekali tak bisa menunjukan makna apa-apa yang sangat penting untuk sebuah lukisan. NESYAH baru menyelesaikan lukisannya hingga larut malam dan baru dapat beristirahat dikamarnya setelah itu.
Ketika pagi NESYAH masih tidur hingga alaramnya berbunyi,dia tersadar bahwa iya lambat bangun,untungnya sang adik yang mengerti bahwa sang kakak kelelahan berlatih,mau menyiapkan sarapan pagi untuk kakek dan kakanya itu. NESYAH merasa sangat berterima kasih kepada sang adik dan memberikanya uang jajan sebelum iya pergi ke sekolah. NESYAH dan sang kakek makan bersama setelah selesai NESYAH langsung membersihkan piring bekas makan mereka dan bersiap pergi ke kampus,kali ini NESYAH meminta izin pada sang kakek untuk tidak latihan beberapa hari ini karena akan ada persiapan pertunjukan di kampus dalam rangka menyambut hari ulang tahun kampus yang ke-107 th. Sang kakek pun setuju dengan hal itu,NESYAH pun sangat senag dan memeluk sang kakek lalu pergi ke kampusnya dengan perasaan bahagia.
Dirumah GARA sedang menyiapakan sarapan pagi untuk sang adik dan ibunya. “GARA ibu sangat senang memiliki dirimu walau pun ayahmu sudah tidak bersama kita lagi,kamu bisa membantu ibu….>_<,tapi ibu sangat aneh melihat sifat kamu yang dingin dengan orang lain tak terkecuali dengan keluargamu sendiri” GARA hanya tersenyum dan memeluk ibunya dengan manja,dan berkata “Aku hanya butuh ibu dan adik saja tak ada yang lebih penting dari itu” Sang ibu sangat senang dengan kata-kata GARA tapi sang ibu langsung menasehatinya”GARA suatu saat kata-kata kamu akan berubah karna akan ada orang lain yang akan lebih menyayangi kamu dibanding ibu nanti dan itu akan membuat dunia kita akan lebih bahagia lagi dari sekarang”
GARA pun tersenyum dan duduk makan bersama sang ibu dan adiknya itu,setelah selesai makan GARA pamit dengan sang ibu dan pergi ke kampusnya dengan menggunakan motor kesayanganya itu.Sesampai di kampus sambil memarkirkan motornya GARA tersenyum kecil di ujung bibirnya melihat seorang cewek yang berlari tergesa-gesa sambil membawa tabung gambar di bahunya dan menuju ke dalam gedung kampus,GARA terus memperhatikannya sampai ke lantai dua gedung dan menghilang dari pandangannya.
Sampai-sampai di tak menyadari kedua temanya menghampirinya dan mengejutkannya dari belakang”woy…….GARA, melamun aja lagi liat apa sih??”Sambil terkejut di mengatakan “ah….tidak ada apa-apa,eh…tumben datang kekampus jam segini bukanya mata kuliah kalian nanti sore?”GARA mengatakan itu sambil berjalan menuju kedalam kampus.”Ah….iya emang soalnya kita di pangil dosen termasuk kamu tau,katanya meu membahas soal pertunjukan ultah kampus gitu””kalau gitu kita langsung aja ke ruang dosen senat aja”kata GARA sambil mengajak temannnn-temnya itu.
Ketika NESYAH sampai dikelasnya dosen yang masuk keruanganya itu memangilnya dan mengatakan kepadanya bahwa iya di minta untuk datang ke ruangan senat sekarang juga. NESYAH pun langsung menujun ke ruang senat,saat sampai disana NESYAH langsung mengetuk pintu ruangan senat itu ternyata di dalam sudah banyak orang dari kalangan dosen dan mahasiswa yang sedang mendiskusikan sesuatu.”NESYAH masuk saja!” salah seorang dosen wanita yang mengenalnya dan memanggilnya,NESYAH pun masuk lalu duduk disamping dosen tersebut.
Di ujung depan dari sebelah kiri NESYAH ada GARA yang memperhatikan NESYAH yang masuk. Salah seorang dosen mengatakan bahwa,”ultah kampus kali ini harus berbeda dari biasanya dan kali ini saya mengumpulkan kalian utuk mengatakan ide saya yaitu mengadakan sebuah seminar dengan didalamnya ada sebuah pameran dan panggung pertunjukan musik bagai mana menurut kalian??” Tanya dosen itu sekaligus ketua bidang senat.
Dosen yang duduk di samping NESYAH pun mengatakan setuju dan dosen lain pun mengatakan hal yang sama.Kepala bidang senat pun menujuk GARA dan teman-temanya dari jurusan musik untuk bertanggung jawab pada pertunjukan musik nanti dan NESYAH juga diminta untuk mengatasi masalah pameran nanti. Mereka berdua diminta untuk bekerja sama agar acar ulang tahun nanti menjadi menarik dibanding tahun-tahun kemarin.Mereka mengatakan bersedia tapi dalam hati NESYAH iya amat tidak menyukai hal ini karna dia tidak suka dengan sifat yang ada pada diri GARA.
Disisi lain GARA merasa senang,tapi di juga merasa aneh mengapa hatinya seakan-akan sangat bahagiah dengan hal itu. Rapat pun selesai dan semua orang keluar ruangan,tapi NESYAH masih berbicara dengan dosenya masalah persiapan pameran itu. Sedangkan GARA dan teman-temanya itu langsung keluar sambil bercanda-canda menuju keruang kuliah mereka.
Setelah NESYAH berbincang-bincang denga dosenya tersebut,iya langsung menuju ruanga kuliahnya yang berada di lantai dua. Setelah mata kuliah selesai NESYAH pergi ke perpustakaan untuk mengumpulkan bahan-bahan kuliah sekaligus mencari tau masalah pameran nanti.Tampa disangka-sangkah ketika NESYAH sedang mencari-cari buku dia melihat ada sebuah kaki yang sedang duduk di sela-sela ujung rak buku di belakang,ternyata ketika dia lihat ada seseorang yang sedang tidur sambil menutup mukanya dengan sebuah buku.
NESYAH pelan-pelan mengambil buku dari muka orang itu untuk melihat siapa yang sedang tidur itu. Ketika dia mengambilnya tiba-tiba saja orang itu terbangun,NESYAH langsung terkejut ketika melihat ternyata yang ada dibalik buku itu adalah orang yang ada diruangan senat tadi dan namanya adalah GARA orang yang sangat di idolaka para cewek.
GARA yang melihat ada orang yang melihat dan menggangu tidurnya itu langsung memberikan mata dinginnya itu ke mata NESYAH dan pergi begitu saja,seperti tidak terjadi apa-apa. NESYAH yang kesal dengan sikap GARA itu hanya bisa kesal dalam hati”hu….orang itu membuat aku ingin melemper buku-buku ini kekepalanya yang keras seperti batu es di kutup utara aja hu…..hu….hu…hu…..hu….u…..u…u…u..u…. M…E…N…Y…E….B…A…L…K…A….!!!!”sambil berjalan menuju tempat duduknya,iya pun membaca buku-buku yang iya kumpulkan itu satu persatu sampai selesai.
GARA yang cukup kesal dengan kejadian tadi langsung pergi menenangkan dirinya di tingkat teratas kampus yang penuh dengan pepohonan dan semak-semak serta dapat melihat semua orang yang berjalan keluar masuk kampus. Tampa sengaja GARA melihat cewek yang menganggunya itu keluar perpustakaan dengan buku ditangannya,GARA terus melihatnya dan mengigat kejadiaan itu dan iya sadar ternyata cewek itu adalah cewek yang di lihatnya lalu di kantin,depan kampus dan di dalam ruang senat.
GARA pun langsung ingat bahwa iya diminta untuk bekerja sama dengan gadis itu dalam mengurusi acara ulang tahun kampus mereka. Kemudian GARA bergegas menuju ke tempat parkir untuk mengambil motornya dan mengejar wanita itu. NESYAH yang sedang asik mendengarkan hedsednya dan menunggu bis datang,terkejud dengan kedatangan GARA dengan motornya itu.
“woy……cewek aneh! Begitulah GARA memanggil NESYAH. NESYAH pun tak ingin menoleh ke arah GARA berdiri,karna dia merasa bukan gadis aneh,sambil cuek NESYAH hanya memperhatikan sebelah kanannya melihat apakah ada bis yang datang. GARA yang kesal turun dari motornya dan menghampiri NESYAH,sambil menarik tangan NESYAH”He…..cewek aneh,kamu tidak dengar aku memanggil kamu!” GARA berkata dengan wajah dingin kepada NESYAH. Dengan kesal NESYAH menatap GARA sambil menarik tangannya yang ditari GARA “kamu pikir kamu siapa!!ha….dengar ya,aku punya nama yang sangat cantik NESYAH, jadi wajar kalau aku tak akan menoleh dengan panggilan kamu….dasar alien stres!!!!!(memalingkan wajahnya dan melihat bis datang)
GARA yang marah(sambil menutup mata)langsung berbicara kasar panjang lebar tampa menyadari kalau NESYAH sudah pergi,ketika iya melihat tak ada cewek itu didepannya dan melihat kearah sebuah bis yang sudah berlalu,dia melihat NESYAH menjulurkan lidahnya mengejek GARA.
NESYAH yang berada dalam bis merasa sangat senag bisa mengerjai seorang GARA yang sangat terkenal dikalangan para cewek-cewek dikampus. Disisi lain GARA yang marah tapi tetap senang itu meras sedikit aneh karena baru kali ini ada seorang cewek yang sama sekali tak tertarik dengan semuah yang ada pada dirinya(sambil tersenyum kecil di bibirnya). GARA jadi sangat ingin tau cewek seperti apa sih NESYAH ini???
Sambil merasa senang GARA pulang kerumahnya dengan menggunakan motornya itu. Ketika tiba dirumah,sang ibu yang melihat tingkah anaknya itu bertanya”GARA kelihatanya ada sesuatu yang membuat kamu sangat senang dan berbeda,tak seperti sikap kamu yang biasa apa ada sesuatu???” GARA hanya tersenyum kepada ibunya dan langsung masuk kekamarnya.
NESYAH yang tadinya tersenyum-senyum memikirkan kejadian tadi,tiba-tiba terdiam ketika melihat salah seorang cowok yang memasuki bis. Cowok itu adalah teman NESYAH semasa kecil duluh,namanya adalah ERLANGGA. Ternyata ERLANGGA juga melihat NESYAH “hai….SYAH apa kabar udah hampir 10 tahun kita tidak bertemu ya?” Tanya ERLANGGA kepada NESYAH.
NESYAH hanya terdiam melihat ERLANGGA,dan menjawab pertanyaan ERLANGGA dengan suara yang pelan dan sedikit malu”OH….iya sudah lama juga ya! Kamu di sini ada apa?bukanya kamu seharusnya di Jerman dengan orang tua kamu???””oh….iya emang tapi kedua orang tua aku sudah pindah tugas lagi kesini makanya sekarang aku disini dan aku juga akan melanjutkan kuliah aku disini”jawab ERLANGGA sama NESYAH sambil mengambil sebuah bungkusan kecil “aku ada hadiah buat kamu ini” menyerahkannya kepada NESYAH.
NESYAH semakin terkejut dan mengambil hadiah itu dari tangan ERLANGGA dan bertanya kembali kepada ERLANGGA “kamu nanti kuliah dimana,terus jurusan apa yang nanti kamu ambil???”ERLANGGA langsung mengatakan kalau iya akan masuk universitas seni dan mengambil jurusan musik. NESYAH terkejut”Aku juga di universitas itu tapi aku di jurusan melukis”Begitu asyiknya berbincang-bincang bis sudah berhenti dan NESYAH harus turun. Mereka pun menyudahi pembicaraan mereka,ERLANGGA langsung mengatakan kepada NESYAH “sampai ketemu di kampus besok ya!!!” NESYAH hanya tersenyum dan turun dari bis.
Keesokan harinya,NESYAH bertemu dengan ERLANGGA lagi,ketika ERLANGGA sedang keluar dari ruangan dosen. “Hai…selamat datang ya dikampus kami! Kamu mau aku perlihatkan kampus kami? Ayo ikut aku” ERLANGGA dengan senag hati mengikuti NESYAH. Tampak dari jauh GARA yang berada di parkiran motornya memperhatikan NESYAH yang sedang bersama dengan seorang cowok. GARA bertanya-tanya siapa orang itu?,dia sedikit tak senang dengan apa yang iya lihat itu.
Tiba-tiba saja bunyi panggilan untuknya berbunyi,dia pun langsung menuju kerung senat. NESYAH pun sama mendengar panggilan untuknya iya memohon maaf kepada ERLANGGA karna haru pergi.ERLANGGAPUN mengerti dengan hal itu dan membiarkan NESYAH pergi dan bilang”kamu pergi saja,nanti aku pergi keliling sendiri,ngak apa-apa kok!”(sambil tersenyum kepada NESYAH).
NESYAH langsung bergegas lari menuju ruang senat dan iya melihat GARA sudah ada didalam ruang itu sambil membaca sebuah brosur. “siang pak” kata NESYAH dengan sopan “siang masuk NESYAH silakan duduk!” NESYAH langsung duduk di kursih sebelah GARA. “Bapak memangil kalian karna bapak ingin kalian segera membuat perincian kegiatanya dan seluruh keperluan dalam peringatan itu soalnya sekarang waktunya sudah sangat singkat dan kalian belum mempersiapkan apa-apa sedikit pun”
Setelah mendengar apa yang di katakan oleh kepala senat mereka kemudian keluar ruangan dan melakukan kesepakatan untuk mengerjakan tugas dari dosen tersebut “Pokoknya aku ingin kita sukseskan acara ulang tahun ini,karna aku tak mau membuat semua orang resah dan sedih dengan kegiatan yang begitu besar tanggung jawabnya ini” kata NESYAH kepada GARA sambil membentak GARA. “memanganya aku pembantu kamu memerintak aku seenaknya,kamu aja yang kerjakan oke anak sok pintar….!!!!”GARA mengatakan hal ini kepada NESYAH dengan nada tinggi karna GARA masih mengigat kejadian tadi ketika di parkiran.
NESYAH yang tak suka denga hal yang disamaikan oleh GARA itu langsung pergi menuju ruang kuliah anak-anak musik dan disana iya bertemu lagi dengan ERLANGGA. NESYAH langsung meminta bantuan ERLANGGA walau pun mahasiswa pindahan NESYAH percaya sama ERLANGGA dapat membantunya untuk memberi tau apa yang di samapaikan oleh kepala senat.
ERLANGGA pun langsung masuk keruanganya dan menyampaikan apa yang di katakan oleh NESYAH kepada teman-temanya itu,dan mereka pun menyetujui untuk melakukanya. Ketika selesai menyampaikan hal itu ERLANGGA langsung keluar ruangan dan NESYAH pun mengucapkan terima kasih kepada ERLANGGA,sambil tersenyum manis.
Tiba-tiba GARA datang marah-marah dan mengata-ngatai NESYAH seperti cewek yang sangat menjijikan”O…..jadi kalau sama orang lain kamu bisa senyum dan bicara baik-baik tapi kalau aku,kamu pasang muka seperti aku ini orang jahat yang harus dihindari gitu”. Mendengar kata-kata itu NESYAH sontak langsung mengeluarkan air matanya dan berlari meninggalkan ERLANGGA dan GARA.
Melihat kejadian itu ERLANGGA langsung terkejut,karna selama ini dia kenal NESYAH tak pernah mengeluakan air matanya untuk orang lain kecuali keluarganya meninggal. ERLANGGA langsung memukul wajah GARA “Kamu memang orang yang tak pantas untuk di hargai oleh NESYAH,kamu tau kenapa karena tak seorangpun yang mengenal NESYAH,pernah buat dia mengeluarkan air matanya,karna di sangat berharga dan baik dan tak pantas mengeluarkan air matanya yang berharga seperti berlian tau…..!!!!!!!!!!!! ERLANGGA kemudian pergi meninggalkan GARA yang terjatuh. Saat itu banyak yang menyaksikan hal itu termasuk seluruh penggemar GARA,mereka sangat marah dan menyalahkan NESYAH dan menyebarkan seluruh berita yang tidak benar tentang NESYA. Kabar itu terdengar diseluruh kampus dan sangat heboh oleh para cewek-cewek di kampus,tak terkecuali NESYAH yang sudah pulang kerumahnya.
GARA yang tadinya terjatuh langsung menghilang didunia dan berada di dunianya sendiri.GARA mengigat kata-kata orang itu dan sangat menyesal dengan tindaknya itu,dia berkata dalam dirinya,untuk apa aku marah sama cewek itu padahal dia tidak buat salah sama sekali sama aku,aku ini kenapa??? Sambil duduk di atas gedung kampus yang sangat tinggi,tempat biasa dia menyendiri dan tak ada yang tau. GARA terus menyendiri hingga seluruh orang tak ada lagi di kampus.
Ketika GARA menuju ke tempat parkir motornya, tak sengaja dia melihat sebuah brosur pemberitaan tentang dirinya dan NESYAH dan iya mulai menyesal dengan kejadian itu dan mulai menghawatirkan NESYAH yang tak bersalah dengan masalah ini. GARA berjanji dalam hatinya bahwa besok dia akan mengklarifikasi semua masalah ini.
Peryataan yang mengejutkan….>_<
Keesokan harinya GARA, segera pergi ke kamus pagi-pagi dengan cepat agar iya dapat bertemu dengan NESYAH secepat mungkin. Dari kejauhan iya melihat NESYAH yang sedang berjalan memasuki gerbang kampus dan GARA langsung menghampiri NESYAH dan langsung menarik tangannya pergi. NESYAH terkajut melihat GARA yang langsung didepanya dan menarik tangannya,dia langsung bertanya dengan kesal dan marah ” ada apa sih? ,kamu membuat aku terkejut terus tarik-tarik tangan orang sembarangan memengnya aku ini hewan peliharaan”NESYAH menarik tangannya yang dipegang oleh gara dengan sangat keras.Tiba-tiba GARA langsung minta maaf kepada NESYAH tapi NESYAH sama sekali tidak mengerti mengapa GARA tiba-tiba minta maaf kepadanya.”Ada apa,kok kamu minta maaf! padahal kamu tidak salah apa-apa sama aku?” GARA sontak terkejut dengan apa yang dikatakan NESYAH,” Apa kamu tidak dengar masalah kemarin sudah tersebar keseluruh kampus dan mereka sumua menyalahkan kamu atas kejadian itu,makanya aku langsung minta maaf sama kamu!” NESYAH langsung binggung” masalah kemarinkan tidak ada apa-apa jadi buat apa di besar-besarkan” sambil terus berjalan menuju di dekat kolam ikan. GARA merasa legah “jadi kamu tidak marah tentang masalah kemarin? Kalau gitu makasih deh….!” Tiba-tiba NESYAH berhenti dan menatap dingin GARA dan berkata” Tapi tunggu dulu, sebenarnya kamu kemarinitu kenapa sih? Tiba-tiba datang dan marahin aku kayak gitu memanganya aku udah buat kesalahan apa?”GARA yang ditanya sama NESYAH hal itu tiba-tiba saja merasa malu dan pura-pura balik memarai NESYAH dengan sikap dinginnya seperti semula dan langsung pergi meninggalkan NESYAH, untuk menutupi persaannya terhadap NESYAH.
Bel mata kuliah pertama akan segera di mulai,bel pun bunyi NESYAH yang tadinya terdiam dengan tatapan GARA langsung sadar dan berlari secepat mungkin untuk masuk ke gedung kampus. Dari kejauhan GARA hanya tersenyum gembira menyaksikan NESYAH yang lari dengan tergesa-gesa itu,ada perasaan yang sangat senang yang belum pernah dia rasakan sebelumnya selama ini.
Setelah seluruh perkuliahan selesai NESYAH terkejut dengan keributan yang ada di depan ruagannya,seluruh teman-temannya berteriak-teriak”GARA….GARA….GARA.A…A.” NESYAH pun keluar bersama 2 orang temanya. GARA langsung memanggil namanya dan seluruh orang heran dengan hal itu serta bertanya-tanya apa sih hubungan mereka sampai-sampai GARA tau nama gadis itu?.
GARA seperti tidak perduli dengan semua orang yang ada saat itu.Dia langsung menarik tangan NESYAH dan pergi menghilang dari kerubunan orang-orang. NESYAH hanya pasrah dengan tarikan GARA kerena gengamanya sangat kuat. GARA membawa NESYAH ketempat biasa dia menyendiri di dunianya. NESYAH merintih kesakitan dan GARA langsung melepaskan tangan NESYAH.
NESYAH terkejut dengan keadaan di sekelilingnya yang belum pernah dilihat sebelumnya ”Wa…a….sangat indah dan tentram di sini ya! Tidak disangakah ada tempat seperti ini di sini!” NESYAH kemudian berubah diam dan melihat GARA dengan rasa curiga. “Kenapa kamu menatapku seperti itu? memanganya aku penjahat apa?”GARA merasa salah tingkah dengan tatapan NESYAH. “Kamu mengapa membawa aku kesini,pasti ada sesuatu bukan dan sepertinya tidak ada yang tau tempat ini selai kamu!” tanya NESYAH sambil berwaspada. GARA langsung berubah menjadi sangat lembut dan mendekati NESYAH perlaha-lahan” Sebenarnya kamu memang benar dengan semua yang kamu katakan kalau aku ada maksud tertentu sama kamu dan tempat ini tidak ada yang tau selai aku”
NESYAH langsung terkejut dan ketakutan serta mundur perlaha-lahan dari GARA. “Aku sayang sama kamu,mungkin kamu binggung kenapa aku bisa bilang seperti ini. Itu karena aku merasa setiap melihat kamu aku merasa seperti diriku kembali lagi”.Sontak NESYAH terkejut dan terdiam” kamu bercandakan supaya aku senang ajakan soalnya itu tidak mungkin kamu banyak disukai sama banyak cewek yang cantik mana mungkin kamu suka sama aku!!! BOHONG…….!”Teriak NESYAH sambil menjauhi GARA.
“NESYAH dengarkan aku dulu” teriak GARA kepada NESYAH “Aku sayang dan suka kamu bukan orang lain dan itu tak ada hubungannya dengan semua orang diluar sana yang tertarik sama aku. Aku sayang dan suka dengan sepenuh hati aku. Aku serius NES…” kata GARA dengan serius dan menatap tajam untuk meyakinkan NESYAH. Dalam hati NESYAH sebenarnya sangat senang dengan perkataan GARA itu namun ada rasa takut dengan itu semua karena NESYAH tak ingin salah langkah lagi menyukai orang yang salah,tapi NESYAH bertanya lagi dalam hatinya apakah di benar suka sama GARA atau tidak ?. GARA langsung bertanya pada NESYAH”Kamu mau jadi pendamping aku?” NESYAH dengan terkejut dan spontan menjawab “Aku mau menjadi pendamping kamu” Sontak GARA berteriak dan melompat” yes…..s….s….s….”
Mimpi yang ingin dicapai…..>_<
Keesokan harinya GARA ingin menjemput NESYAH kerumanya tapi sayangnya GARA tidak tau dimana rumah NESYAH jadi GARA hanya menunggu NESYAH didapan kampus di dekat parkir motornya.Tidak lama kemudian NESYAH muncul GARA yang dari tadi menunggu langsung memanggilnya”NESYAH………” tampak terkejut dan mencari-cari suara yang memanggilnya NESYAH sadar ternyata GARA yang memanggilnya dari arah parkir kemudian dia langsung berlari menghampiri GARA.
“Hari ini kamu masuk mata kuliah apa? Dan jam berapa kamu keluar?”Tanya GARA kepada NESYAH. “Aku ada mata kuliah apresiasi seni aja,paling pulangnya jam 11 gitu memangnya ada apa? Tanya NESYAH sama GARA. Dengan mempermainkan NESYAH yang sedikit kekanak-kanakan GARA menakut-nakutinya dan memasang wajah pura-pura marah GARA menolak kepalah NESYAH dengan sedikit lembut dan berkata” memanganya kamu lupa dengan tugas kita untuk pertunjukan dan pameran di ulang tahun kampus! Dasar kamu bodoh banget dan pikun pula” Sambil tersenyum kecil di wajah GARA dan pergi meninggalkan NESYAH dengan cueknya.
NESYAH yang tak sadar sedang di goda oleh GARA hanya diam seperti orang bodoh dan kesal berbicara dengan diri sendiri sambil mengata-ngatain GARA “dasar sok keren,manusia berhati dingin. Aku sekarangkan sudah pacarnya kenapa dia masih saja bersikap seperti ini menyebalakan,dasar GARA b…o…d…o..h…..!!!!!!” Sambil berteriak dari parkiran dan banyak orang yang melihatnya NESYAH langsung malu sendiri dan cepat-cepat masuk ke gedung kampus.
Setelah kelas berakhir NESYAH terkejut melihat ERLANGGA yang duduk menunggunya tepat didepan pintu kelasnya. ”Hai…..NESYAH!” sapa ERLANGGA dengan tersenyum kepada NESYAH “hai juga ANGGA” balas NESYAH kepada ERLANGGA dengan wajah yang sedikit terkejut dengan kehadiran ERLANGGA. “Kamu lagi buat apa disini?” tanya NESYAH. “aku lagi menunggu kamu keluar”jawab ERLANGGA. “Oh….gitu ya! Tapi maaf nih aku lagi buru-buru soalnya aku ada janji untuk mempersiakan acar Ulang tahun kampus sama GARA,kamu tidak apa-apakan kalau aku tinggalin nanti lain kali ya kita bicara lagi oke” sambil tersenyum kecil kepada ERLANGGA berharap dia tidak merasa kecewa berat dengan penolakanya itu. Dengan sedikit kecewa ERLANGGA berusaha tersenyum kepada NESYAH agar dia tidak tau kalau dia merasa sedih “oh…iya tidak apa-apa lain kali aja kalau gitu!!! NESYAH yang melihat wajah ERLANGGA yang senyum kepadanya NESYAH langsung lega dan mengangap ERLANGGA tidak kecewa dan NESYAH tersenyum kecil kepada ERLANGGA dan pergi meninggalkanya begitu saja.
Wajah ERLANGGA yang tadinya tersenyum membalas senyum NESYAH tiba-tiba berubah menjadi murung dan sangat kecewa ketika NESYAH meninggalkanya.ERLANGGA kemudian pergi menuju keperpustakaan untuk menenangkan perasaanya yang sedih. Disisi lain NESYAH dan GARA mempersiapkan kegitan di acara ulang tahun kampus bersama teman-teman lainya dengan penuh semangat dan kegembiraan yang begitu terlihat antara NESYAH dan GARA,membuat orang-orang disekeliling mereka merasa ada sesuatu yang terjadi antara mereka.
NESYAH dan GARA yang begitu asyiknya melakukan pendekoran panggung dan pameran tak menyadari bahwa teman-temannya sedang memperhatikan mereka berdua dan ketika mereka sadar sedang di perhatikan dari tadi mereka berdua tiba-tiba saling menjauh satu sama lain dan pura-pura saling marah-marah membuat orang-orang yang tadinya melihat mereka beralih pandangan dan tak memperhatikan lagi. Sadar dengan kejadian tadi NESYAH dan GARA berkomitmen jangan sampai ada yang tau hubungan mereka saat ini dan mereka saling menyetujui satu sama lain. Setelah selesai mendekorasi semua keperluan peringatan acara ulang tahun yang dua hari lagi akan di selenggarakan NESYAH dan GARA mengucapkan terimakasih untuk semua yang membantu mendekorasi panggung dan tempat pameran itu dan kemudian semua orang pulang sedangkan GARA dan NESYAH masih tinggal ditempat itu.
Sambil duduk melihat hasil kerja keras mereka tadi,tiba-tiba GARA menanyakan sesuatu kepada NESYAH “mengapa kamu sangat antusias dengan kegiatan ini?” NESYAH terdiam sesaat “karena aku sangat memimpikan suatu saat aku bisa mengelar pameran yang besar dan semua lukisan yang ada adalah lukisan aku dan juga aku bisa menyiarkan keseluruh dunia terutama di Prancis!” jawab NESYAH dengan penuh semangat kepada GARA. Mendengar hal itu GARA tersenyum dan sangat senang sambil memeganga kepala NESYAH dan menghambur-hamburkan rambut NESYAH. “kamu sendiri punya impian apa?” tanya NESYAH sambil menarik tangan GARA dari kepalanya dan memperbaiki rambutnya. “Aku ingin menjadi seorang gitaris yang handal dan terkenal didunia ”kata GARA kepada NESYAH. “kalau gitu kita berdua harus bisa meraih impian kita.oke!”dengan penuh semangat sambil bediri dan melompat NEYAH berkata seperti itu. GARA tertawa sambil tersenyum melihat tingkah NESYAH yang sangat lucu dan mengemaskan menurutnya,GARA langsung berdiri dan memegang pergelangan tangan NESYAH “Aku sangat mencintai kamu dengan sifat ceria kamu itu”kata GARA kepada NESYAH dengan penuh kelembutan. Jantung NESYAH bergetar begitu kencang dan NESYAH hanya terdiam mendengar hal itu.”Ayo sekarang kita pulang….!!!!” Kata GARA dan memecahkan lamunan NESYAH. Sambil mengangguk NESYAH pulang bersama GARA menggunakan motor GARA. Ketika sampai didepan Rumah NESYAH,GARA meminta nomor Hp NESYAH” Besok aku jemput oke…!” kata GARA sama NESYAH kemudian pergi.
NESYAH kemudian masuk ke rumahnya setelah GARA pergi,dia langsung masuk kekamarnya dan menganti pakaianya. Tak lama dari dalam kamar kakek memangilnya ”NESYAH….NESYAH…!!!” seru kakek “Iya kekek,ada apa?” tanya NESYAH sambil keluar dari kamarnya.” Besok kamu kalu bisa setelah pulang dari kampus tolong mampir ditoko Seni untuk membeli peralatan melukis terutama catnya soalnya sudah habis” kata kakek kepada NESYAH. “baik kek!” balas NESYAH menjawab perintah kakek.”oh….iya kek,mana adik?” tanya NESYAH lagi kepada kakeknya “Dia sudah tidur,setelah menyelesaikan tugas rumahnya!!! Jawab kakek sambil pergi kekamarnya.NESYAH kemudian masuk kembali kekamarnya setelah mengambil air putih dan meletakkan gelas itu di atas meja belajarnya dan NESYAH tiba-tiba mengigat perkataan GARA ketika mereka berada di gedung pertunjukan dan pameran tadi di kampus,NESYAH mengigat wajah GARA yang tidak seperti biasa dingin dan hanya ada dunianya sendiri tak ada orang lain,ketika GARA tersenyum dan tertawa saat dia mengatakan mimpinya. Melihat wajah itu NESYAH seakan merasa ada sisi lain GARA yang tak ingin orang lain masuki dan iya sangat ingin tau diri GARA yang sebenarnya.
Tiba-tiba saja NESYAH terkejut dengan bunyi pesan masuk di Hpnya,ternyata pesan GARA yang masuk ”Terima kasih untuk hari ini,aku sayang kamu….>_<” melihat pesan itu NESYAH sangat senag dan membalas pesan GARA ”sama-sama dan aku juga sayang kamu sampai jumpa besok…..>_<” setelah itu NESYAH langsung pergi tudur.
